Pengertian Halal Bil Halal Di Hari Raya Idul Fitri

Thursday, June 23rd 2016. | Hari Raya Idul Fitri/Idul Adha
Advertisement

Pengertian Halal Bil Halal Di Hari Raya Idul Fitri – Bulan syawal merupakan bulan kegembiraan bagi kaum muslim yang ditandai dengan berzakat fitra bagi setiap muslim yang telah berhasil melaksanakan ibadah puasanya sebulan penuh dengan baik dan benar akan diampuni semua dosanya dan kembali kepada kesucian. Perwujudan kegembiraan dan suka cita menyambut bulan agung itu dengan kumandangnya gema takbir dan tahmid yang mengiringi hilir mudiknya orang memberi dan menerima zakat fitra. Kegembiraan dan suka cita pada hari ini menimbulkan rasa ingin berkunjung untuk mengucapkan selamat dan mohon lahir dan batin atau halal bil halal.

Halal Bil Halal

Pada kesempatan yang penuh ampunan ini kaum muslimin disariatkan untuk saling maaf memaafkan satu sama lain atas kesalahan yang pernah diperbuat. Kita maklum bahwa saling memaafkan bisa dilakukan kapan saja tidak harus dilakukan pada bulan syawal saja akan tetapi apabila acara halal bil halal dilaksanakan diluar bulan syawal akan mengurangi rasa gembira dan suka cita serta keseruannya, apabila proses saling memaafkan dilaksanakan di bulan syawal sambil memanfaatkan beridul fitri.

Advertisement

Pengertian Halal Bil Halal Di Hari Raya Idul Fitri

Halal bil halal dilaksanakan pada bulan syawal karena pengaruh kesucian jiwa sehingga peminta maaf maupun pemberi maaf memang benar-benar niat memaafkan keluar dari hati yang paling dalam dan  dari hati yang paling bersih. Saling memaafkan dilaksanakan pada bulan syawal disebabkan karena pengaruh keluarga atau famili sehingga dalam satu waktu bisa melaksanakan halal bil halal dengan sesama anggota keluarga yang jumlahnya banyak sambil mempererat ikatan keluarga lebih intim lagi.

Halal Bil Halal Hari Raya Idul Fitri disebabkan karena pengaruh lingkungan masyarakat sehingga kegiatan salking memaafkan semacam ini memerlukan energi ekstra karena harus berkunjung kerumah-rumah tetangga anggota masyarakat lingkungan terdekat. Halal bil halal pada bulan syawal di dalam masjid atau lapangan, halal bil halal biasanya dilaksanakan sehabis sholat idul fitri bisa menghemat waktu dan lebih praktis bisa melaksanakan silaturahmi untuk saling memaafkan dengan orang lain yang lebih banyak. Pada bulan syawal karena pengaruh teman, sahabat, handaitoulan sehingga acara halal bil halal semacam ini paling ribed dan memerlukan waktu yang lama mulai dari pembentukan panitia, penyediaan tempat dan lain sebagainya.

Dari beberapa acara halal bil halal di atas, pada intinya saling memaafkan dengan menampakan cara-cara khas yaitu halal bil halal dengan berjabat tangan yang diulurkan dari masing-masing orang hal ini merupakan bukti  suatu itikad membersihkan dirinya dari kesalahan yang pernah diperbuat baik sengaja atau tidak sengaja acara saling memaafkan yang demikian merupakan bukti adanya rasa persatuan dan persaudaraan sesama muslim. Nabi SAW bersabda dua orang islam yang bertemu satu sama lain kemudian mau saling berjabatan tangan antara keduanya, maka kedua orang itu akan diampuni dosanya oleh Alloh, begitu cepat datangnya ampunan tersebut sebelum mereka berpisah satu sama lain. Pengertian dari hadis tersebut adalah berjabat tangan untuk saling memaafkan  mempunyai hikmah yang amat besar terbukti Alloh segera memberi ampunan terhadap keduanya sebelum mereka berpisah.

Maka celakalah bagi mereka yang tidak mau memaafkan kepada sesamanya, agar kita terhapus dari dosa serta sebagai penyempurna pelaksanaan ibadah puasa hendaklah dalam kesempatan berhari raya idul fitri ini kita gunakan untuk saling maaf memaafkan karena Alloh dzat maha pengampun dan pemaaf.

adversitemens

Semua manusia pernah berbuat salah dan dosa, baik kesalahan akibat dari ucapan maupun perbuatan, ini semua merupakan bukti bahwa manusia tidak ada yang sempurna, manusia masih mempunyi salah dan dosa selama belum melakukan halal bil halal, sebagai bukti atas permintaan maafnya sesorang yang bersalah terhadap orang lain haruslah melakukan halal bil halal dan berusaha untuk tidak mengulangi perbuatanya kemudian berusaha untuk menjadi orang baik, sedangkan orang yang baik ialah orang yang mau memperbaiki diri dari kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat. Usaha untuk memperbaiki kesalahan satu diantaranya ialah dengan cara halal bil halal, bersilaturahmi, saling memaafkan , hal ini boleh dilakukan kapan saja.

Demikian uraian halal bil halal yang dapat kami tulis dari keagungan bulan syawal sebagai bulan bulan silaturahmi, bulan mafiroh, bulan penuh ampunan smoga ada manfaatnya. Amin. Sebelum kami menutup perjumpaan kali ini kami akan menawarkan sebuah artikel menarik tentang Kriteria Orang Yang Menerima Zakat Fitrah Dan Pengertiannya yang telah kami berikan pada artikel sebelumnya. Semoga bermanfaat dan sampaijumpa di Tuntunan sholat berikutnya.

Advertisement
tags: , , , ,