Kumpulan Hukum Berdoa Dan Berdzikir

Tuesday, April 19th 2016. | Doa, Sholat
Advertisement

Kumpulan Hukum Berdoa Dan Berdzikir – Memohon sesuatu agar terwujud kepada Allah SWT dengan berikhtiar karena hanya Dia-lah Dzat Yang Memberi lagi Maha Pengasih yang dapat mengabulkan permohonan,  kita kenal dengan kata berdoa. Doa banyak sekali makna yakni memuji Allah SWT, memanggil Allah SWT, sebuah percakapan antara hamba dengan Tuhan, sebuah permohonan atau permintaan, istighatsah (memohon bantuan), serta sebuah ibadah yang dijalankan umat Islam. Nah, pada kesempatan kali ini team tuntunansholat membahas mengenai hukum berdoa dan berdzikir.  Berdoa dan berdzikir pada dasarnya wajib karena sama-sama memiliki makna selalu mengingat Allah SWT, dan Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang enggan untuk berdoa mengingatnya. Apakah kalian mengetahui bahwa doa dan dzikir itu inti yang sangat kuat bagi orang muslim. Maka dari itu setelah sholat usahakan berdoa dan berdzikir, apalagi jika kalian berdoa dan berdzikir di rumah Allah (masjid) insya Allah doa kalian akan didengar dan dikabulkan-Nya. Setelah kita berdoa dan berdzikir maka harus kita lakukan usaha juga agar keinginan kita terwujud, memang Allah SWT yang memegang kendali, tetapi kita manusia sebagai hamba-Nya haruslah berdoa dan dzikir disertai dengan usaha maka kita dapat mengubah takdir kita menjadi lebih baik.  Namun jika kita berusaha semaksimal mungkin tanpa diiringi dengan berdoa dan berdzikir niscaya seperti benda yang rapuh tak tahu akan berujung menjadi apa. Orang yang berdoa merupakan orang yang memohon kepada Allah aza wa jalla sesuatu yang ia damba-dambakan, adakalanya dambaan itu sesuatu hal yang muluk (mustahil terjadi) dan juga mungkin terjadi. Hal-hal yang mustahil itu tidak boleh / tidak seharusnya dimohonkan, karena tidak masuk akal menerima wujudnya. Sedangkan hal-hal yang mungkin terjadi yang kita harapkan dengan berdoa dan berdzikir, Allah SWT akan melicinkan jalan menuju ke arah tercapainya permohonan tersebut. Doa yang seperti itulah merupakan kepercayaan yang teguh, serta harapan yang sangat dalam bahwa Allah SWT akan menjauhkan segala kendala yang akan menghambat keinginan kalian itu dan hanya Allah SWT yang bisa memberi petunjuk tentang hal-hal yang tersembunyi yang tidak nampak oleh kita. Kewajiban kita sebagai hamba-Nya (muslim) adalah berdoa dan berdzikir serta usaha. Di bawah ini kita akan membahas lebih terperinci lagi mengenai hukum berdoa dan berdzikir seperti fungsi berdoa dan berdzikir, adab berdoa dan berdzikir, serta waktu yang terbaik untuk berdoa dan berdzikir agar segera diijabah oleh-Nya. Jadi “dont go anywhere” terus pantengin ini artikel menarik yang sayang banget kalau kalian tidak melanjutnya membacanya hingga tuntas, karena kalian akan melewatkan informasi-informasi yang semoga mampu membenarkan cara berdoa dan berdzikir kalian dan juga membawa kalian ke arah berdoa dan berdzikir tentunya ke jalan Allah SWT. Berikut hukum berdoa dan berdzikir yang kami kemas spesial untuk kalian :

Berdoa Dan Berdzikir

Hukum Berdoa Dan Berdzikir

Dalil Perintah Berdoa :

Berdoa dan Berdzikir

Advertisement

Berdoa dan Berdzikir

Berdoa dan Berdzikir
Fungsi Berdoa :

Berdoa dan Berdzikir
Adab Berdoa :

Berdoa dan Berdzikir
Waktu-waktu berdoa yang akan dikabulkan :

Menurut Imam Syaukani ada waktu-waktu yang baik untuk berdoa agar terkabulkan, yakni :
a. Pada malam jum’at, hari jum’at dan saat sholat jum’at setelah     dibacanya surah Al-Fatihah sampai bacaan Amin.
b. Saat bulan Ramadhan.
c. Pada malam Lailatul Qodar.
d. Saat hari Arofah (wukuf di Arofah).
e. Ketika separuh malam dan saat adzan untuk sholat.
f. Pada saat antara adzan dan iqomah.
g. Saat kita minum air zam-zam.
h. Waktu hujan turun.
i. Sehabis sholat fardhu.
j. Pada saat sedang sujud.
k. Setelah selesai membaca Al-Qur’an.

Orang-orang yang akan dikabulkan doanya :

Berdoa dan Berdzikir

Jika doa tidak cepat terkabul :

1. Karena tidak baik bagi yang berdoa.
2. Ditangguhkan sebagai simpanan di akhirat.
3. Ujian dari Allah SWT.

adversitemens

Sedangkan memuji, mengingat dan mengucap nama Allah SWT dengan rangkaian kalimat-kalimat thayyibah (baik) yang sering kita dengar dengan istilah berdzikir. Berdoa dan Dzikir sangatlah terkait erat, karena biasanya setelah melaksanakan ibadah sholat (fardhu atau sunnah) kita berdzikir terlebih dahulu, memuji Allah SWT dengan maksud menyenangkan Allah SWT lalu barulah kita menyampaikan segala keinginan kita agar terwujud dengan cara menengadahkan kedua tangan sambil menghadap kiblat dan melihat langit itu kegiatan berdoa. Pada dasarnya dalam kalimat dzikirpun terdapat doa yang terbesit di dalamnya. Simak artikel dari tuntunansholat yang berisi materi lengkap tentang Bacaan Dzikir Sesudah Sholat, sehingga kalian dapat mengetahui bacaan yang harus kita baca pada saat berdzikir.

Adab-adab berdzikir :

Berdoa dan Berdzikir
Demikian tadi sajian lengkap seputar hukum berdoa dan berdzikir yang dapat kami sampaikan untuk kalain, semoga bermanfaat pada kehidupan di dunia dan dapat menjadi sangu yang baik untuk di akhirat. Kurang dan lebihnya dalam artikel yang kami sajikan barusan mengenai Hukum Berdoa dan Dzikir kami ucapkan minta maaf karena jika terdapat kesalahan baik itu kesalahan penulisan itu datangnya dari kami, karena kami manusia (seorang hamba) yang pasti melakukan sebuah kesalahan, jika artikel ini dirasa bagus dan menarik itu datangnya dari Allah SWT. Tunggu artikel dari kami selanjutnya yang akan kami posting besok. Semoga hidup kalian selalu mendapatkan perlindungan dari-Nya, amiin.

Advertisement
tags: , , , ,